Pihak Kampus Akan Berikan Sanksi Tegas terhadap Dua Mahasiswa yang Terlibat LGBT

Terkini 05 Apr 2026 10:58 2 min read 6 views By Yanti

Share berita ini

Pihak Kampus Akan Berikan Sanksi Tegas terhadap Dua Mahasiswa yang Terlibat LGBT
Pihak Kampus Akan Berikan Sanksi Tegas terhadap Dua Mahasiswa yang Terlibat LGBT (Ganti.co)

Beredar informasi bahwa terdapat dua orang mahasiswa yang diduga terlibat dalam hubungan sesama jenis. Tersebar beberapa foto dan percakapan yang mengindikasikan perilaku tersebut antara dua mahasiswa itu pada Jumat, (3/4).

 

Pihak yang diduga terlibat berasal dari organisasi kampus dan sama-sama menduduki jabatan penting di fakultasnya masing-masing. Menyikapi kasus ini, Wakil Dekan I Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Havid Ardi, menyampaikan tanggapannya terkait isu yang beredar.

 

"Pihak FBS tidak membenarkan adanya perilaku yang menyimpang atau LGBT di lingkungan fakultas. Pada prinsipnya, FBS tidak mengizinkan adanya perilaku demikian, terutama yang dilakukan oleh pengurus organisasi mahasiswa (ormawa)," ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pihak pimpinan fakultas sedang berkoordinasi dengan lembaga eksekutif mahasiswa di tingkat fakultas, seperti Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FBS, untuk mengumpulkan bukti-bukti yang ada.

 

Selain itu, Havid Ardi juga menyatakan akan menjatuhkan sanksi sesuai aturan jika mahasiswa yang terlibat terbukti melakukan perilaku yang dimaksud.

 

"Mengenai tindak lanjut, sebenarnya di lingkungan kampus sudah ada mekanisme pemberian sanksi dan peraturan rektor yang mengaturnya. Oleh karena itu, jika mahasiswa tersebut terbukti melakukan pelanggaran, kami akan menindaklanjutinya sesuai dengan peraturan rektor terkait pemberian sanksi," ucapnya.

 

Ketua BPM FBS, Melati Syaftia, memberikan tanggapan sementara terkait kasus yang menyita perhatian publik tersebut.

 

"Mengenai isu yang sedang beredar, saya perlu memastikan bahwa setiap informasi yang disampaikan didasarkan pada data yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Hingga saat ini, informasi yang kami terima masih dalam proses pengumpulan dan penelaahan," ungkapnya saat dikonfirmasi oleh Ganto, Sabtu (4/4).

 

Melati menyatakan bahwa pihaknya akan menjalankan fungsi pengawasan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

"BPM akan tetap menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan cermat. Apabila nantinya sudah ada pernyataan resmi, kami akan menyampaikannya melalui jalur yang telah ditentukan," ucapnya.

 

Selain itu, pihaknya akan mengambil langkah lanjutan terhadap mahasiswa yang terlibat apabila ditemukan data dan bukti yang sahih.

 

"Terkait tindak lanjut, apabila terbukti terdapat pelanggaran, BPM tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui mekanisme sidang istimewa terkait jabatan pihak yang bersangkutan," ujarnya.

Nusantara Terkini
Chat with us on WhatsApp